judul tulisan saya kali ini adalah kenyataan dalam perjuangan mencapai impian setiap individu,kadang sangat berbeda cara dan hasilnya.Semua atas segala ketentuan Allah SWT,ada hal lain yg patut di coba sebagai pelengkap ikhtiar kita. Saya teringat kata-kata dari seorang autor yg sangat saya kagumi, sebenarnya buku beliau di beli oleh almarhum Appa ( panggilan buat ayah saya)25th yg silam, tapi waktu itu saya tidak tertarik sekali membacanya, dan buku tersebut hilang setelah di pinjam oleh seorang teman,dan 25 thn kemudian saya membaca buku Robert kiyosaki dan beliau menyebutkan buku Karangan David J.Schwartz yg mengingatkan sekaligus mengejutkan saya. Setelah 8 thn hidup dan menetap di Tokyo, secara kebetulan saya mengingat buku almarhum, rasa hormat kian tebal tertanam, meski sedikit terlambat setelah kepergiannya,almarhum ayah saya yg sepanjang hidupnya berjuang dgn Sakit dan kemiskinan, namun berhasil mempertahankan harga dari sebuah keyakinan diri, idelisme yg teramat sulit untuk di mengerti,setelah puluhan tahun berproses dalam perjuangan hidup, saya pada akhirnya mengerti dan tetap menghargai segala keputusan beliau dalam menjalani kehidupan. Ketekunan, Tekat dan sikap pantang menyerah, itu modal keberhasilan dalam segala hal, adakalanya itu tidak cukup, meski mempunyai tekat baja dan semangat 45, toh hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Rupanya ada satu hal lagi yg patut dan harus di coba,yaitu. "Eksperiment". Setelah dengan segala daya upaya belum berhasil, saatnya kita berundur dan istirahat sejenak,evaluasi kekurangan dan kesalahan penyebab kegagalan, jangan sungkan mengkritik diri dan mengakui kekurangan kita demi kebaikan, kegagalan sedari dini itu baik asal kita mampu mengambil hikmah dan memetik pelajaran dari nya.Itu cara indah Allah untuk menguatkan dan membesarkan kita.Setelah Dgn segala kesungguhan dan segala cara di coba, Sang pencipta hampir pasti mengabulkan keinginan kita, malah biasanya lebih dari yg kita harapkan, kalo tidak juga, mungkin kita yg salah mengambil peran kehidupan yg di gariskan, tugas kita, mengetahui jalan dan lakon itu, dan memperjuangkannya. Orang kalah atau pecundang biasanya gagal dalam mengambil hikmah dari sebuah luka, dan tetap terjatuh berulang kali di lobang yang sama. Ingat cerita Thomas A.edison?? Sang penemu bola listrik?? Yg hasil karyanya di nikmati seluruh umat dunia,beliau seribu kali gagal dalam percobaan, namun beliau tetap melakukan eksperiment sampai benar-benar menemukan formula tepat dan berhasil, hasil yg sungguh luar biasa, kuncinya adalah, dari seribu kali kegagalan, beliau mengambil hikmahnya,mengambil yg baik dan tidak mengulangi kesalahan,dan butuh seribu kali untuk sebuah kesempurnaan, yg bisa dinikmati umat manusia meski jauh setelah beliau meninggal, amal jariah yg mengalir bak sungai tiada henti untuknya dalam padangan orang muslim, bayangkan kalo kita mampu berkarya yg membuahkan kebaikan takterbatas dan menjadi amal jariah,sungguh hebat dan semoga ada diantara kita mendapat dan jadi manusia unggulan seperti beliau. Jadi kuncinya disaat kita menemukan hambatan meski sudah berusaha sepenuh hati, pantang menyerah dan ulet luarbiasa, namun tetap tidk membuahkan hasil, jangan benturkan kepalamu di tembok baja, cari apa yg salah dgn semuanya, pegang teguh mimpimu, tetap bersemangat dan berjuang, yg perludilakukan adalah pendekatan yg baru, eksperimen baru, cari cara baru yg harus di coba, biasanya insya Allah akan berhasil. Throwback tahun 2002 di saat saya merantau ke pulau Bintan, mencoba mendapatkan pekerjaan di Resort Hotel, sementara saya hanya punya ijazah MAN hasil ujian persamaan, Bahasa ingris yg jauh dari standard kebutuhan untuk bekerja di Resort hotel tersebut, ijazah atau pendidikang jauh panggang dari api,meski punya semangat dan percaya diri yg besar laksana gunung, keteguhan hati bak karang di lautan, meski di tolak disana sini walau sekedar melamar jadi tukang kebun, namun hasrat dan mimpi berkobar lak sana kawah api membara, toh akhirnya saya membutuhkan waktu hampir tiga tahun untuk betu-betul di terima dan di anggap layak untuk bekerja di Resort tersebut. Setelah menghabiskan waktu dan energy yg luarbiasa, akhirnya saya punya kesempatan untuk bereksperimen menerima pekerjaan jadi asisten guide atau pemandu wisata untuk Orang Korea, gilanya lagi , saya tidak menguasai bahas korea sama sekali, meski untuk sekadar bilang iya atau tidak( cerita lengkap akan saya tulis di buku saya yg insyaAllah selesai tahun ini). Dengan memutuskan melakukan pendekatan baru, meski jadi assisten guide tidak jelas gaji dan sistem kerjanya, hasilnya jauh melebihi gepokan uang , pintu kerja Hotel Resort yg tadinya tertutup sangat Rapat, hampir mustahil saya masuki, satu- persatu membuka dengan sendirinya, setelah mereka melihat kemampuan dan kesungguhan saya dalam bekerja,selanjutnya perjalanan karir saya tak begitu sukar lagi, meski rintangan slalu datang, saya cukup kuat dan berpengalaman untuk menghadapi dan mengatasinya. Pendekatan dengan cara bereksperiment kalo menemui kebuntuan, slalu saya terapkan sampai saat ini,jangan berhenti dan menyerah dalam menggapai impian, kadang kita hanya butuh rehat sejenak, ambil nafas panjang, dan lanjutkan, panjatkan do'a tiada henti. dengan cara inilah kita akan bergairah dalam kehidupan,karna dengan berhenti dan menyerah dengan impian mu, kamu telah menuju jalan kematian jiwa dan Rohanimu,Kamu akan menua dengan cepat, menjalani kehidupan dengan kemarahan, dan akan mengakhiri kehidupan dgn berbagai dalih untuk menutupi kegagalan. Hargai hidup pemberian Allah ini sebaik-baiknya, karna Sang pencipta mengirim mu kebumi untuk jadi peran mu dalam panggung sandiwara kehidupan ini, Ambil peran mu itu, jangan hidup dgn memakai topeng, Kau akan menyakiti jiwa suci yg Allah berikan pada mu.be your self, jangat takut untuk terbang tinggi ke awan. Asalkan itu Jeritan dari hati terdalam mu. Tokyo june 12.2017 By Benny.ed motegi.
Comments
Post a Comment